SHOLAWAT YANG TIDAK BERHURUF DAN TIDAK BERSUARA
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Dijelaskan oleh Syeikhuna Abah Guru Sekumpul Bahwa :
"Mutaba'ah dengan Rasulullah SAW artinya mengikuti dan mengamalkan sunnahnya Rasulullah SAW yang dzohir dan batinnya, sambil mengganang (mengingat) bahwa ini gawian (pekerjaan) Rasulullah SAW"
Dikatakan oleh orang-orang tua bahari (orang dahulu), sholawat yang tidak berhuruf tidak bersuara inilah amalan yang paling hebat dari segala amalan.
Banyak orang mencari dan bertanya-tanya apakah sholawat itu. Ternyata jawabannya adalah mutaba'ah kepada Rasululloh SAW. Khususnya mutaba'ah (mengikuti) ahlaq batin Rasulullah, karena tersembunyi hingga malaikat tidak sanggup mencatat amalnya dan hanya ALLAH yang tahu qadar balasan pahalanya.
Orang yang mengamalkan ibadah wajib mendapat maqom muqorrobin artinya hampir/dekat kepada ALLAH, dan orang yang menambah dengan yang sunnah daripada sunnahnya Rasulullah dengan istiqomah mendapat maqom mahbub (dicintai) dan magfur (diampuni) oleh ALLAH.
Sebagaimana firman ALLAH TA'ALA :
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيم
ٌ“Katakanlah (Hai Muhammad) : “Jika kamu (benar-benar) mencintai ALLAH, ikutilah aku, niscaya ALLAH mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Ali Imran: 31)
Dan orang yang apabila sudah dicintai dan diampuni ALLAH, maka ia dimuliakan ALLAH.
Dengan mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah maka orang itu terhubung dengan Rasulullah.
Disinilah bisa timbulnya keramat (karomah) pada orang itu.
Karena keluarnya mukjizat nabi-nabi atau timbulnya keramat wali-wali disebabkan terhubungnya mereka dengan Rasululloh, tanpa itu maka tidak akan keluar mukjizat maupun keramat.
Ujar Abah Guru lagi, pangkat/maqom wali itu sekedar mutaba'ahnya, semakin sempurna mutaba'ahnya, semakin tinggi pangkat kewaliannya.
Dan bagi orang yang ingin hafal hadist-hadist, caranya adalah mengamalkan hadist itu, yaitu sunnah-sunnahnya Rasulullah SAW.
Kemudian bagaimana bisa mengikut dan mengamalkan sunnahnya Rasulullah SAW ?
Tiada lain dengan berguru, menuntut ilmu dan hadir dimajlis ilmu, karena disitulah kita bisa mengetahui sunnah-sunnahnya Rasulullah SAW.
Mudah-mudahan kita terbuka hati mau menuntut ilmu dan hadir di majlis ilmu, serta istiqomah dalam mutaba'ah kepada Rasulullah SAW dzohiron wa batinan. Aamiiin...
Nur Alif
Kiriman Neng Siti Marfuah - Nahdlatul Ulama 3
-------------------------------------------------------------------------------
Mohon doa, bimbingan, arahan dan nasehat serta motivasinya selalu. 🙏🙏
#LsmAqilaQuds
#AlmasBatrisyia
#GandrungSembako
#AngkringanGrahaElpiji
#H2_KrandonMajuBarokah
Posting Komentar