Tulisan terbaru


ORANG ALIM HARUS BERAKHLAK DAN ADAB

Edited by @maulanaalarief Ba_alawyi
--------------------

Para ulama alim jaman dahulu terbiasa mendahulukan dan memberi porsi lebih untuk belajar akhlak daripada ilmu. Salah satunya adalah Al-Imam Abdullah bin Mubarak yg bertutur dalam kitab Ghayatun-Nihayah fi Thobaqotil Qurro (Muhammad ibn Muhammad Ibn al-Jazari).

Para ulama salaf shalih sangat memperhatikan masalah adab. Mereka pun mengarahkan murid2nya mempelajari adab sebelum menggeluti suatu bidang ilmu dan menemukan berbagai macam khilaf (perbedaan pendapat) ulama.

Imam Darul Hijrah, Imam Malik bin Anas ra., pernah menyatakan kepada seorang pemuda Quraisy, “Wahai putra saudaraku, pelajarilah adab, sebelum kamu belajar ilmu.”

“Saya mempelajari adab selama tiga puluh Tahun dan saya mempelajari ilmu (agama) selama dua puluh Tahun, dan mereka (para ulama) memulai pelajaran mereka dgn mempelajari adab terlebih dahulu kemudian baru ilmu.”

Jadikan pula akhlak sbg ukuran dalam menilai keilmuan seseorang, jangan sampai kita terperosok dalam lubang kelam akibat salah memilih panutan. Jika ilmu adalah cahaya, maka akhlaklah penyempurnaannya.

Jadi kesimpulan yg dapat kita tarik adalah, bahwa orang yg berilmu tanpa menyempurnakan akhlaknya adalah suatu hal yg percuma. Dengan akhlak yg tidak baik ilmu kita tidak akan bermanfaat bagi orang lain. Kita hanya akan mementingkan diri sendiri tanpa memperdulikan orang lain. Padahal Allah SWT sangat membenci manusia yg memiliki sifat yg takabur atau sombong karena memiliki ilmu

Itulah rahasia mengapa para ulama yg mengemban ilmu menjadi orang yg ‘alim lagi tawadhu’, berbuah dalam amal, dan jujur mengemban tanggung jawab pengajaran serta dakwah.

Ibn Hajar al-Asqalani ra. menyatakan,

وَاْلأَدَبُ اسْتِعْمَالُ مَا يُحْمَدُ قَوْلاً وَفِعْلاً وَعَبَّرَ بَعْضُهُمْ عَنْهُ بِأَنَّهُ اْلأَخْذُ بِمَكَارِمِ اْلأَخْلاَقِ

Adab artinya menerapkan segala yg terpuji, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Sebagian ulama juga mendefinisikan adab adalah mempraktikkan akhlak2 yg mulia.

Allohumma solli wasallim wabarik 'ala sayyidina wamaulana Muhammad

Kiriman Gus Asep Wahyu - Aliansi Santri NUsantara

-------------------------------------------------------------------------------
Mohon doa, bimbingan, arahan dan nasehat serta motivasinya selalu. 🙏🙏

#El_HaChannel
#LsmAqilaQuds
#AlmasBatrisyia
#GandrungSembako
#AngkringanGrahaElpiji
#H2_KrandonMajuBarokah


AHLI IBADAH YANG RUGI

🌼🌺💮🌼🌺💮🌼🌺

Ada seorang ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yang kuat sekali tahajudnya. 
Hampir bertahun-tahun dia tidak pernah absen melakukan sholat tahajud.

Pada suatu ketika saat hendak mengambil wudhu untuk tahajud, 
Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yang duduk
 di bibir sumurnya. Abu bertanya,

 “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau....????”

 Sambil tersenyum, sosok itu berkata;
 “Aku Malaikat utusan Allah”.

Abu Bin Hasyim kaget sekaligus bangga karena kedatangan tamu malaikat mulia. 
Dia lalu bertanya, 

“Apa yang sedang kamu lakukan di sini....??????”

 Malaikat itu menjawab,
 “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.” 

Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, Abu lalu bertanya; 
“Wahai Malaikat, buku apakah yang kau bawa.....?????”

Malaikat menjawab; 
“Ini adalah kumpulan nama hamba-hamba pencinta Allah.”

Mendengar jawaban Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dalam hati 
namanya ada di situ. Maka ditanyalah Malaikat itu.

 “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ....????? ?” 

Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya 
yang tidak kenal putusnya. Selalu mengerjakan shalat tahajud setiap malam, 
Berdo’a dan bermunajat pd Allâh SWT di sepertiga malam.

 “Baiklah, aku buka,”
 kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tidak
 menemukn nama Abu di dalamnya. Tidak percaya, Abu bin Hasyim meminta 
 Malaikat mencarinya sekali lagi. 

“Betul … namamu tidak ada di dalam buku ini...!!!!” 
Kata Malaikat.

Abu bin Hasyim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat.
 Dia menangis se-jadi-jadinya.

 “Rugi sekali diriku yang selalu tegak berdiri di setiap malam dalam tahajud
   dan bermunajat … tetapi namaku tidak masuk dalam golongan para hamba 
   pecinta Allah,” 

ratapnya. Melihat itu, Malaikat berkata,
 “Wahai Abu bin Hasyim.....!!!! Bukan aku tidak tahu engkau bangun setiap malam
   ketika yang lain tidur … mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang
   lain terlelap dalam buaian malam. Tapi tanganku dilarang Allâh menulis namamu.”

“Apakah gerangan yang menjadi penyebabnya....??????” 
Tanya Abu bin Hasyim.

“Engkau memang bermunajat kepada Allâh, tapi engkau pamerkan dengan rasa 
 bangga kemana-mana dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Di kanan 
 kirimu ada orang sakit atau lapar, tidak engkau tengok dan beri makan. 
 Bagaimana mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau 
 sendiri tidak pernah mencintai hamba-hamba yang diciptakan Allâh..??? ?” 
 kata Malaikat itu.

Abu bin Hasyim seperti disambar petir di siang bolong. Dia tersadar 
hubungan ibadah manusia tidaklah hanya kepada Allâh semata (hablumminAllâh), 
Tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannâs) dan alam.

🌼🌺💮🌼🌺💮🌼🌺

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada 
(meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.
" (HR. Al-Bukhari)

Semoga bermanfa'at aamiin

Kiriman Siti Marfuah - Nahdlatul Ulama 3

-------------------------------------------------------------------------------
Mohon doa, bimbingan, arahan dan nasehat serta motivasinya selalu. 🙏🙏

#El_HaChannel
#LsmAqilaQuds
#AlmasBatrisyia
#GandrungSembako
#AngkringanGrahaElpiji
#H2_KrandonMajuBarokah


CARA MEWUJUDKAN KEMASLAHATAN RUMAH TANGGA 

Dari Abu Hurairah r.a. , Rasululah saw berdsabda :

لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً اِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا أٓخَرَ
“Janganlah seorang Mukmin membenci (istrinya) yang beriman, jika ia tidak senang terhadap sebuah akhlaq (buruk) dari isterinya itu, karena pasti dia ridho (menyukai) istrinya itu dari sisi akhlaq baik lainnya.” (Hadits Shohih)

Hadits shohih ini mengajarkan bahwa tidak ada pasangan suami isteri itu yang ideal. Pasti satu sama lain ada saja kelebihan sekaligus kekurangannya. Maka Nabi Muhammad saw mengajarkan jangan sampai seorang suami membenci isterinya disebabkan ada sifat tidak baik yang ada pada istrinya itu, seperti jarang memuji, kurang romantis, kurang pandai masak atau kekurangan lain yang kurang disukai. Santai saja dan bersikaplah bijak menyikapi kekurangan itu. Karena masih banyak kelebihan lain dari isterinya yang disukai suaminya. Begitu pula sebaliknya sang istri dalam memandang suaminya. Sehingga jangan sampai kekurangan yang ada pada isteri atau suami menjadi pemicu keretakan dalam rumah tangga. Perbesarlah penghargaan terhadap sisi-sisi kebaikan atau kelebihan yang dimiliki oleh pihak suami maupun isteri, sebaliknya maafkanlah dan maklumilah kesalahan atau kekurangan dari masing-masing pihak. Ingatlah bahwa tidak ada yang sempurna di muka bumi ini. No one perfect in the world. Kesempurnaan hanyalah milik ALLAH, dan idealitas itu hanya ada di dalam film atau novel. 

Seringkali rumput tetangga terlihat lebih hijau. Wanita lain sepintas terlihat lebih mempesona kecantikan ataupun kepribadiannya seakan tidak ada cacatnya sama sekali. Justeru isteri sendiri seringkali dianggap tidak sesuai dengan harapan suami, begitu pun sebaliknya. Tidak jarang sikap demikian membuka peluang skandal TTM (Teman Tapi Mesra). Alasan awalnya cuma curhat, mencari perhatian atau minta solusi. Ujung-ujungnya menimbulkan adanya perselingkuhan, kawin lagi secara diam-diam, bahkan konflik keluarga yang berujung perceraian. 

Karena itu hadits di atas perlu dijadikan spirit untuk membangun sikap saling memahami, saling memaklumi, saling pengertian di antara pasangan suami isteri, demi terwujudnya keharmonisan dan kemaslahatan keluarga yang sudah pasti diridhoi ALLAH Ta’ala dan junjungan kita, Nabi  Muhammad saw.

(Sumber : Mashobihus Sunnah lil Imam al-Baghawy karya Muhamad bin Abdul Lathif  ar-Rumy al-Hanafy juz 4 hal. 6 hadits ke 2417)

Kiriman Cep Hery - Nahdlatul Ulama 3

-------------------------------------------------------------------------------
Mohon doa, bimbingan, arahan dan nasehat serta motivasinya selalu. 🙏🙏

#El_HaChannel
#LsmAqilaQuds
#AlmasBatrisyia
#GandrungSembako
#AngkringanGrahaElpiji
#H2_KrandonMajuBarokah

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget