Tulisan terbaru


SEDIKIT MAKAN, TIDUR DAN BICARA

Titik mangane, titik turune, titik omonge , gak mlebu nk urusane wong liyo." 

Dawuh romo Syaikhina KH. Asrori Al Ishaqi. Kedinding- Surabaya. 

● Titik mangane, artinya (sedikit makan). Maksudnya perbanyaklah berpuasa.. karena dengan berpuasa engkau dapat membersihkan kotoran2 dalam jiwamu. 

● Titik turune, artinya (sedikit tidur) . Maksudnya pergunakanlah malam hari untuk mendekatkan diri kepada Alloh dengan berdzikir, sholat dan ibadah lainnya. 

● Titik omonge, artinya (sedikit bicara). Maksudnya jangan banyak bicara yg tidak perlu, bicaralah seperlunya. 

● Gak mlebu nak urisane wong liyo, artinya (tidak ikut campur urusan orang lain). 

In frame : Habib Abdulloh Al Haddad, KH. Nurul Huda Djazuli, KH. Asrori Al Ishaqi KH. Zainuddin Djazuli. Di @alfalah_ploso sekitar th 2007. 

Source @santri.nu_santaraa reshared by                            *JAMA'AH SARINYALA*

Kiriman Gus Asep Wahyu - Aliansi Santri Nusantara

Cara Sunnah Minum Air Adalah :

1. Minumlah air dengan
    tangan kanan.
2. Minum air dengan
    duduk.
3. Mulailah minum air
    dengan mengucapkan
    Bismillaah.
4. Lihat air sebelum
    minum.
5. Minumlah air dalam 3
    teguk.
6. Setelah selesai setiap
    tegukan, katakanlah
    Alhamdulillaah
7.Setelah 3 teguk air minum,
    katakan akhirnya
    Alhamdulillaahi Wassyukru Lillaah.

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM
Dengan Duduk dan  3 teguk air minum:

1. Ginjal tidak pernah
    gagal.
2. Lutut selalu berfungsi.
3. Tulang punggung
     selalu kuat.
4. Katup Jantung tidak
     pernah berhenti.
5. Pikiran selalu aktif.

Subhaanallaah, bagikan manfa'at ini dengan semua orang, smg bermanfaat Aamiin yra 🤲🤲🤲

Kiriman Yai Noor Amin - Sahabat Sahabat Qudsiyyah



34 Sebab yang menjadikan fakir

1. Tidur dalam keadaan telajang
2. Kencing dalam keadaan telanjang
3. Makan dalam keadaan berjunub
4. Makan sambil tiduran
5. Membiarkan berserakannya sisa makanan.
6. Membakar kulit bawang merah dan bawang putih.
7. Menyapu lantai dengan sapu tangan.
8. Menyapu rumah di malam hari
9. Membiarkan sampah mengotori rumah.
10. Memanggil orangtua dengan nama keduanya.
11. Mencongkel gigi dengan benda kasar.
12. Mencuci tangan dengan lumpur dan debu.
13. Duduk di beranda pintu.
14. Besandar pada kaki gawang pintu.
15. Berwudhu’ di tempat Qada hajat (Buang air besar dan kecil).
16. Menjahit pakaian yang sedang dipakai.
17. Mengelap wajah dengan kain (baju)
18. Membiarkan sarang laba-laba dirumah.
19. Meremehkan shalat.
20. Bersegera keluar dari mesjid sesudah shalat subuh.
21. Pergi ke pasar di pagi buta.
22. Berlama-lama di pasar.
23. Membeli potongan makanan dari fakir yang meminta (mengemis).
24. Berdoa keburukan kepada anak.
25. Mematikan lampu (lilin) dengan cara meniup.
26. Menulis dengan pena rusak.
27. Menyisir rambut dengan sisir rusak.
28. Tidak mau berdoa dengan kebagusan bagi orang tua.
29. Memakai sorban sambil duduk.
30. Memakai celana sambil berdiri.
31. Bersikap kikir.
32. Terlalu hemat.
33. Berlebihan dalam kehidupan.
34. Suka menunda dan meremehkan pekerjaan.

Sumber : kitab Ta’lim Muta'alim hal.43-44

Kiriman Gus Wahyu Kolosebo - GMNU

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget