Tulisan terbaru


۩بِسْــــــــــــــمِے اللّٰهِےارَّحْمٰنِ ارَّحِيْــــــــــــــمِے۩

۞اَلسَّلَامُے عَلَيْكُمْے وَرَحْمَةُ اللَّهےِوَبَرَكاَتُهْے۞

۝PEREMPUAN MISKIN YANG JUJUR۝
    ____________________________________
Suatu hari, Imam Ahmad bin hanbal, pendiri mazhab hambaliyah dikunjungi seorang perempuan yang ingin mengadu.

Ya syaikh, saya adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah lama ditinggal mati suami. Saya ini sangat miskin, sehingga untuk menghidupi anak-anak saja , saya merajut benang dimalam hari, sementara siang hari saya gunakan untuk mengurus anak-anak dan menyambih sebagai buruh kasar disela waktu yang ada. Karena saya tak mampu membeli lampu, maka pekerjaan merajut itu saya lakukan apabila sedang terang bulan."

Imam ahmad menyimak dengan serius penuturan si ibu tadi. Perasaannya miris mendengar ceritanya yang memprihatinkan. Imam Ahmad adalah seorang ulama besar yang kaya raya dan dermawan.
Sebenarnya, hatinya telah tergerak untuk memberi sedekah kepada perempuan itu, namun ia urungkan dahulu karena menunggu perempuan itu melanjutkan pengaduannya.

"Pada suatu hari, ada rombongan pejabat negara berkemah didepan rumah saya. Mereka menyalakan lampu yang jumlahnya amat banyak sehingga sinarnya terang benderang. Tanpa sepengetahuan mereka, saya segera merajut benang dengan memanfaatkan cahaya lampu-lampu itu," tegas perempuan.

"Tetapi setelah selesai saya sulam, saya bimbang, apakah hasilnya halal atau haram kalau saya jual?
Bolehkah saya makan dari hasil penjualan itu?
Sebab saya melakukan  pekerjaan itu dengan diterangi lampu yang minyaknya dibeli dengan uang negara,dan tentu saja itu tidak lain adalah uang rakyat." Perempuan itu kembali menjelaskan.

Imam Ahmad terpesona dengan kemulyaan jiwa perempuan itu. Ia begitu jujur, ditengah masyarakat yang begitu bobrok akhlaknya dan hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa peduli  
Halal haram lagi. Padahal jelas, wanita ini begitu miskin dan papah.

Maka dengan penuh rasa ingin tahu, Imam ahmad bertanya ,"ibu, sebenarnya engkau ini siapa?"
"Saya ini adik perempuan Basyar Al-Hafi,"
 Perempuan itu mengaku dengan suara serak karena penderitaannya yang berkepanjangan.

Imam Ahmad makin terkejut. Basyar Al-Hafi adalah gubernur yang terkenal sangat adil dan dihormati rakyatnya semasa hidupnya. Rupanya, jabatannya yang tinggi tidak disalahgunakannya untuk kepentingan keluarga dan kerabatnya. Sampai-sampai adik kandungnya pun hidup dalam keadaan miskin.

Dengan menghela nafas berat, Imam Ahmad berkata pada masa kini, ketika orang-orang sibuk memupuk kekayaan dengan berbagai cara, bahkan dengan cara menggerogoti uang negara dan menipu serta membebani rakyat yang sudah miskin, ternyata masih ada perempuan terhormat seperti engkau ibu".

Sungguh, sehelai rambutmu yang terurai dari sela-sela jilbabmu jauh lebih mulia dibanding dengan berlapis-lapis surban yang kupakai dan berlembar-lembar jubah yang dikenakan para ulama."

Subhanallah, sungguh mulianya engkau, hasil rajutan itu engkau haramkan?, padahal bagi kami itu tidak apa-apa,sebab yang engkau lakukan itu tidak merugikan keuangan negara."
Kemudian Imam Ahmad melanjutkan,"ibu,izinkan aku memberi penghormatan  untukmu. Silahkan engkau meminta apa saja dariku, bahkan sebagian besar hartaku, niscaya akan kuberikan kepada perempuan semulia engkau".

Diriwayatkan dari ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ, dari RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM.  BELIAU BERSABDA:

TIDAK AKAN MASUK KEDALAM SURGA SEBUAH JASAD YANG DIBERI MAKAN DENGAN YANG HARAM."

shahih lighairihi, HR. Abu Ya'la, Al-Bazzar, Ath-Thabarani dalam kitab Al-ausath dan Al-Baihaqi, dan sebagian sanadnya hasan .

kitab shahih at- targhib 2/150, no .1730

√Wallahu a'lam
√Shallu'alanNabiMuhammadﷺ

اَللَّهُــــــــمّےصَــــــلٌےِ عَلَے سَيِّدِنَا مُحَمَّــــــــدْ وَ عَلَے آلےِ سَيِّدِناَمُحَمَّــــــــدْ كَمَے صَــــــلٌَيْتَ عَلَے سَيِّدِناَ اِبْرَاهِيْمَے وَ عَلَےآلےِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَے وَباَرِكْ عَلَے سَيِّدِنَا مُحَمَّــــــــدْ وَ عَلَے آلےِ سَيِّدِنَا مُحَمَّــــــــدْ كَمَے باَرَكْتَ عَلَے سَيِّدِناَ إبْرَاهِيمَے وَ عَلَے آلےِ سَيِّدِناَ إِبْرَاهِيمَے فِ الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدْ

Kiriman Gus Asep Wahyu - Aliansi Santri NUsantara

-------------------------------------------------------------------------------
Mohon doa, bimbingan, arahan dan nasehat serta motivasinya selalu. 🙏🙏

#LsmAqilaQuds
#AlmasBatrisyia
#GandrungSembako
#AngkringanGrahaElpiji
#H2_KrandonMajuBarokah


KISAH TRAGIS SANTRI YANG HAFAL KITAB TUHFATUL MUHTAJ YANG JADI PENJUAL ARANG
 

الأدب قبل العلم 
Dahulukan ahlak sebelum ilmu 
 بالأدب تفهم العلم 
Dengan ahlaklah kamu bisa memahami ilmu 

Pada kesempatan kali ini kita akan menceritakan tentang kisah tragis dari seorang santri yang sangat pandai namun ia tidak memiliki Etika kepada gurunya sendiri.
 Kisah ini kita dapatkan dari guru kita Syidi Syeikh Muhammad bin Ali Ba’atiyah beliau dari gurunya Al Allamah Al Habib Abdullah bin Shodiq Al Habsyi, beliau dari gurunya Al Allamah Al Habib Abdullah bin Umar As Syatiri sekaligus beliau tokoh yang dimaksud dalam cerita ini.
Dikisahkan di Tarim Yaman terdapat suatu pesantren yang bernama “Rubath Tarim”, pesantren ini telah melahirkan puluhan ribu Ulama’ yang tersebar diseluruh dunia. disana para santri diajarkan berbagai macam ilmu, khususnya spesifikasi Ilmu Fiqh sebagai keunggulannya.
Di pesantren itu pula ada seorang santri anggap saja namanya “Fulan”, si Fulan ini merupakan seorang santri yang menetab 13 tahun bersama habib abdullah bin umar as syatiri dan sangat cerdas, kuat hafalannya, tangkas dan rajin hingga dikatakan bahwa ia menjadi santri yang sudah mencapai derajat Mufti saking pintarnya. ia juga hafal semua mas’alah fiqhiyah yang terdapat dalam kitab “Tuhtatul Muhtaj” sebuah kitab yang tebalnya 10 jilid cetakan darud diyak atau 4 jilid cetakan darul kutub ilmiyah. 
Kesehariannya di pesantren, si Fulan ini disukai oleh teman temannya sebab ia dibutuhkan oleh rekannya untuk menjelaskan pelajaran yang belum difahami serta mengajar kitab kitab lainnya. 13 tahun menjadi santri Rubath Tarim tentu saja hampir dipastikan kapasitasnya ia termasuk Ulama’ besar. Namanya pun tersohor hingga keluar pesantren bahwa ia termasuk calon Ulama besar yang akan muncul berikutnya.
Hingga akhirnya Syetan mengelabuhi si fulan, iapun merasa orang yang paling Alim, bahkan ia merasa kualitas dirinya sejajar dengan kealiman guru besarnya. Tidak cukup sampai disitu, kesombongan itu berlanjut hingga ia berani memanggil gurunya dengan namanya saja; “Ya Abdullah / Duhai Abdullah”!!!. Dimata para Ahli ilmu hal ini sungguh ini tindakan yang sangat sangat tercela dan kesombongan yang nyata.
قال سيدي الشيخ محمد بن علي باعطية الدوعني: 
من نادى شيخه باسمه لم يمت حتى يذوق الفقر المعنوي من العلم 
Barang siapa ya memangil gurunya dengan sebutan namanya langsung (tidak mengagungkannya ketika memanggil ) maka dia tak akan meninggal kecuali sudah merasakan hidup yang faqir baik  dalam ilmu maupun material. 
Melihat kesombongan si fulan, Al Habib Abdullah As Syatiri sabar dan memilih diam saja. Syidi Syeikh Muhammad bin Ali Ba’atiyah mengatakan; “Diamnya seorang guru saat muridnya tidak sopan pada gurunya tetap akan mendapatkan Adzab dari Allah s.w.t.”
Kesombongan itupun berlanjut, si fulan pada suatu hari akan keluar dari Rubath Tarim untuk menuju kota Mukalla untuk berdakwah. Iapun keluar dari pesantren begitu saja tanpa izin kepada Al Habib Abdullah As Syatiri, hingga pada saat “Madras Ribath” sebutan untuk pengajian rutinan di rubath tarim, Habib Abdullah menanyakan perihal keberadaan si fulan yang biasanya duduk di depan namun tidak Nampak kelihatan;
“kemanakah si fulan???”, sebagian murid yang mengetahui menjawab “si fulan sedang berdakwah ke kota Mukalla”, habib berkata “apakah dia izin kepadaku??”, sontak murid yang lain diam saja. Dan Habib Abdullah kemudian berkata “baiklah, kalau begitu biarkan si fulan pergi akan tetapi ilmunya tetap disini!!!.”
Di sisi lain di kota Mukalla Yaman, para ahli ilmu dan tholib ilim dan para pecinta habib abdullah as syatiri  yang mendengar bahwa si fulan santri senior rubath tarim akan mengisi ceramah di Masjid Baumar mukalla kodim merekapun berbondong-bondong datang, mereka pun mempersilahkan si fulan untuk memberikan ceramahnya.
Si fulan naik kemimbar dan memulai isi ceramahnya, ia memulai dengan basmalah, hamdalah, sholawat kepada nabi amma ba’du. Kemudian ia membaca sebuah ayat
وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون(٥٦) وما أريد منهم من رزق وما أريد أن يطعمون (٥٧)  إن الله هو الرزاق ذو القوت المتين (٥٨) سورة الذاريات 
 dan ingin menjelaskan ayat ini. namun ternyata dia terdiam seperti kayu yang berdiri tegak dan kebingungan tak mampu berbicara menjelaskan ayat tersebut . Hingga dia duduk lima menit dia terdiam dihadapan jama’ah di hadapannya dia menoleh ke jama'ah dan mereka juga memandang si fulan . Hingga akhirnya dia duduk menangis karena semua ilmu yang pernah ia hafal hilang seketika.  Bahkan kitab kecil safinatun najah tak hafal satu kalimat pun apa lagi kitab tuhfah yg awalnya telah di hafal .
Ketika di ribat bagaikan unta yg sangat bagus mahal hargaya karena mempunyai keistimewaan dan kelebihan sendiri .
Jama’ah yang melihatnya kaget melihat hal itu, salah satu ahli ilmu di kota Mukalla yaitu habib abdullah sodiq al habsyi yg mana beliau pernah mondok mencari ilmu d ribat tarim slama 9tahun beliau mengerti bahwa pasti ada sesuatu yang tidak beres dari si fulan. Kemudian datanglah khobar bahwasanya si fulan telah isa'atul adab ( berbuat kurang baik terhadab gurunya ) Ia pun bertanya pada si fulan, setelah mendengar penjelasannya, si ahli ilmu menasehati agar ia (si fulan) minta maaf pada sang maha guru.
Memang sudah dikuasai oleh syetan, iapun enggan untuk tawadlu’ dan minta maaf pada sang guru.
Hidupnya pun bertambah tragis, ilmunya sudah hilang dan tanpa ada keluarga yang mau menerimanya tanpa teman yang peduli pada nasibnya. Hingga ia hidup dalam keadaan sangat miskin di pinggiran kota Mukalla dan sehari hari menjadi penjual Arang di toko area pasar.
Hingga akhir hayatnya ia hidup dalam keadaan miskin bahkan untuk sebuah kafan pun ia tak punya dan di beri sedekah oleh ahlul khoir yang dermawan. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.
Dan  salah satu yang merawat jenazahnya dan memberi sumbangan kain kaffan dan pengurusan jenazah beliau habib abdullah sodiq al habsyi .
Dari kisah ini mari kita semua perbaiki etika kita kepada guru kita dan kepada siapapun disekitar kita meskipun kita sudah memiliki ilmu yang banyak. Begitu pula mari kita saling Tawadlu’, merendahkan diri dan menjaga dari kesombongan yang bisa menghancurkan diri kita sendiri.

PESAN HIKMAH DARI CERITA DI ATAS :

Sayyid Muhammad bin ‘Alawi al-Maliki berkata :

أغضب من الطالب الذی لا یحترم أستاذه ولوکان الأستاذ صاحبه

“Aku murka terhadap penuntut (ilmu) yang tidak menghormati ustadznya, meskipun ustadz tersebut adalah temannya sendiri”.

Imam Nawawi berkata :

ینبغی للمتعلم ان یتواضع لمعلمه ویتأدب معه وإن کان أصغر منه سنا وأقل شھرة ونسبا وصلاحا ؛ لتواضعه یدرک العلم

“Seyogyanya bagi seorang pelajar tawadlu’ (rendah hati) kepada gurunya dan menjaga tata krama ketika bersamanya, meskipun gurunya tersebut lebih muda, tidak begitu terkenal, nasabnya lebih rendah dan (mungkin) keshalehannya kalah dengan muridnya. Dengan tawadlu’ (rendah hati), niscaya ilmu akan ia dapatkan”.

Beliau juga berkata :

عقوق الوالدین تمحوه التوبة وعقوق الأستاذین لا یمحوه شیئ ألبتة

“Dosa durhaka kepada kedua orang tua bisa dihapus dengan bertaubat, sedangkan dosa durhaka kepada guru sedikitpun tidak akan bisa dihapus”

Al-habib ‘Abdullah bin ‘Alawi al-Haddad berkata :

وأضر شیئ علی المرید تغیر قلب الشیخ علیه، ولو اجتمع علی إصلاحه بعد ذلك مشایخ المشرق والمغرب لم یستطیعه إلا أن یرضي عنه شیخه

“Yang paling berbahaya bagi seorang murid adalah berubahnya hati guru kepada muridnya (dari yang semula ridlo menjadi murka). Andai saja semua guru dari timur dan barat berkumpul untuk memperbaiki keadaan si murid tersebut, maka mereka tidak akan mampu kecuali gurunya tersebut telah ridho kepadanya”.

Perkataan-perkataan di atas sebagai bahan renungan bagi kita semua yang notabene masih berstatus murid. Jika kebetulan kita sebagai guru, maka jangan sekali-kali kita berharap untuk dihormati.

Semoga kita semua bisa benar-benar berbakti kepada guru-guru kita dan semoga kita mendapatkan ilmu yang berkah dan bermanfaat, baik di dunia maupun di akhirat.امين

Kiriman H. M. Fauzul Hakim - Sahabat Sahabat Qudsiyyah

-------------------------------------------------------------------------------
Mohon doa, bimbingan, arahan dan nasehat serta motivasinya selalu. 🙏🙏

#LsmAqilaQuds
#AlmasBatrisyia
#GandrungSembako
#AngkringanGrahaElpiji
#H2_KrandonMajuBarokah


▬▬▬▬▬▬•◇🦚️◇•▬▬▬▬▬▬       
              • ﷽S U F I S M E﷽ •
▬▬▬▬▬▬•◇🌹◇•▬▬▬▬▬▬

Kitab Yang Menggabungkan Ilmu Fikih (aturan dalam ibadah) dan Ilmu Tasawuf (membersihkan hati)

Awalnya saya tidak tahu apa hubungan kitab Ihya' karya Imam Al-Ghazali dengan kitab Hilyatil Auliya' karya Al-Hafidz Abu Nuaim Al-Asbihani, hingga Imam Al-Ghazali memberi anjuran sebagai berikut:

ﻭﺇﻥ ﺃﺭﺩﺕ ﻣﺰﻳﺪا ﻓﻌﻠﻴﻚ ﺑﺎﻟﻤﻮاﻇﺒﺔ ﻋﻠﻰ ﻣﻄﺎﻟﻌﺔ ﻛﺘﺎﺏ ﺣﻠﻴﺔ اﻷﻭﻟﻴﺎء ﻓﻬﻮ ﻣﺸﺘﻤﻞ ﻋﻠﻰ ﺷﺮﺡ ﺃﺣﻮاﻝ اﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﻭاﻟﺘﺎﺑﻌﻴﻦ ﻭﻣﻦ ﺑﻌﺪﻫﻢ

Jika engkau ingin menambah kisah para ulama maka teruslah mempelajari kitab Hilyatil Auliya'. Kitab ini merangkum penjelasan sejarah perilaku para Sahabat, Tabi'in dan ulama sesudahnya (Ihya' Ulumiddin 4/416)

Ternyata keterkaitan di antara kedua kitab tersebut adalah:

1. Sama-sama menjelaskan ilmu Tasawuf. Al-Hafidz Abu Nuaim menulis di Mukaddimah kitab Hilyah:

ﺇِﺫْ ﻷَِﺳْﻼَﻓِﻨَﺎ ﻓِﻲ اﻟﺘﺼﻮﻑ اﻟْﻌِﻠْﻢُ اﻟْﻤَﻨْﺸُﻮﺭُ، ﻭَاﻟﺼَّﻴْﺖُ ﻭَاﻟﺬِّﻛْﺮُ اﻟْﻤَﺸْﻬُﻮﺭُ

"Sebab bagi para pendahulu kita dalam Tasawuf terdapat ilmu yang disebarkan, suara dan dzikir yang sudah masyhur."

2. Menggabungkan Ilmu Fikih dan Tasawuf

اﻹِﻣَﺎﻡ اﻟْﺠَﻠِﻴﻞ اﻟْﺤَﺎﻓِﻆ ﺃَﺑُﻮ ﻧﻌﻴﻢ اﻷَْﺻْﺒَﻬَﺎﻧِﻲّ اﻟﺼُّﻮﻓِﻲ اﻟْﺠَﺎﻣِﻊ ﺑَﻴﻦ اﻟْﻔِﻘْﻪ ﻭاﻟﺘﺼﻮﻑ ﻭَاﻟﻨِّﻬَﺎﻳَﺔ ﻓِﻲ اﻟْﺤِﻔْﻆ ﻭاﻟﻀﺒﻂ

Seorang Imam yang agung, bergelar Al-Hafidz di bidang hadis, Abu Nuaim, seorang Sufi, yang menggabungkan antara ilmu Fikih dan Tasawuf, serta puncak dalam hafalan dan akurasi (Imam As-Subki, Thabaqat Asy-Syaafi'iyah Al-Kubra, 4/18)

Sementara kitab Hilyah lebih banyak menyampaikan sosok para ulama yang memiliki perjalanan hidup dan ibadah. Sedangkan teori dan sistematika dalam ilmu Tasawuf telah kongkrit dibahas dalam kitab Ihya'.

 لاحوْلَ وَلاَ قُوَّتَ اِلاَّبِاللّهِ
                               ༎ຶ༽اللهم صل علی سيدنا࿐
 محمدﷺ ༎ຶ༽  

▬▬▬▬▬▬•◇🌹◇•▬▬▬▬▬▬
             • ﷽S U F I S M E﷽ •
▬▬▬▬▬▬•◇🌹◇•▬▬▬▬▬▬

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget